Murray fokus untuk meningkatkan diri
3.7 (74.29%) 7 votes

Andy-Murray-Wimbledon-Championships-1

Andy Murray mengaku bahwa ia harus meningkatkan permainannya jelang babak kedua pertemuannya di Wimbledon melawan Robin Haase, Kamis.

Petenis Scotlandia berhasil mengatasi perlawanan petenis Kazakhstan, Mikhail Kukushkin di babak awal turnamen Grand Slam, tapi itu tidak berlaku bagi sang petenis nomor satu Inggris.

Setelah merebut set pertama 6-4, servis pertama Murray kacau di babak kedua yang memungkinkan lawan yang berusia 27 tahun ini kembali bangkit.

Dua kali juara Grand Slam, yang terbayar 3,50 jika memenangkan Wimbledon lagi tahun ini, memang menunjukkan kelasnya sebagai peringkat pertama dalam tie-break sebelum mengalahkan Kukushkin di set ketiga.

Dengan tes lebih keras melawan Haase berikutnya, Murray tahu ia harus melakukan perbaikan ke depannya.

Ujarnya untuk BBC Sport: “Ini pertandingan yang sulit. Saya membuatnya sulit di akhir set kedua. Ia kemudian mulai bermain sangat agresif. Ia memukul begitu rendah, sulit untuk mengatasinya.

“Saya senang berhasil melewatinya, itu hari yang panas dan ia lawan yang tangguh. Jelang akhir set kedua saya gagal 10 atau 11 servis pertama berturut-turut dan saya memberinya kesempatan.

“Saya tidak terkejut, saya telah melihat beberapa hasil saat ia bermain di lapangan besar.

“Pasti ada yang harus dilakukan, tapi lawan saya bermain sangat baik dan membuat saya sangat sulit bermain menyerang. Ia membuat saya sangat tidak nyaman.”

 
 

facebook-profile-picture
About William Dickson

adalah Kepala Editor sports untuk DafaOlahraga. Setelah dia tamat dari Universitas Indonesia, dia terlibat dalam menulis tentang olahraga, terkhusus bola, seperti: Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman dll. Dalam 3 tahun ini, dia terus menulis tentang olahraga seperti yang para penulis handal lain lakukan. Di tahun 2014, ia bergabung dengan Dafabet, yang merupakan perusahaan dan brand dari AsianBGE untuk membagi ilmunya dan inspriasinya yang sangat cocok untuk perusahaan AsianBGE. Tamat dengan S1 jurusan jurnalis Universitas Indonesia tahun 2012. Selain minat nya dengan menulis berita olahraga, ia juga suka memperbarui blog nya dengan berita negara-negara yang paling baik untuk dikunjungi.

Follow him on twitter: @williamdickso20

View all post by William Dickson »