Serena Williams khawatir bermain di tanah liat
2 (40%) 1 vote

Serena-Williams-ahead-of-French-Open-2015-Tennis

Serena Williams mengakui bahwa ia melakukan banyak hal untuk memastikan dirinya siap bermain di tanah liat jelang permulaan Perancis Terbuka bulan depan.

Petenis Amerika ini terus mendapatkan tekanan oleh petenis Italia Sara Errani saat mereka bertanding di Piala Fed akhir pekan lalu hingga akhirnya menang 4-6 7-6 6-3.

Namun, ia juga bertanding di nomor ganda saat dirinya dan Alison Riske dikalahkan dua set langsung oleh Errani dan Flavia Pennetta sehingga petenis Amerika Serikat ini kalah 3-2 dalam pertandingan dan menyingkirkan mereka ke Grup Dunia II.

Williams sekarang harus memikirkan pertandingan yang lebih besar, terutama Prancis Terbuka berikutnya. Ia menjadi favorit dan terbayar 3,50 jika memenangkan musuh besarnya Maria Sharapova yang dibanderol dengan harga 5,00.

Setelah meraih kemenangan di Australia Terbuka, pemain berusia 33 tahun juga diprediksi bisa memenangkan semua empat gelar Grand Slam pada tahun 2014.

Roland Garros biasanya menjadi turnamen utama terlemahnya, meskipun dengan dua raihan dari 19 mahkota nya di ibukota Perancis.

Petenis nomor satu dunia ini mengakui bahwa permainannya selama akhir pekan cukup baik dan ia menjalani banyak waktu berlatih di lapangan agar ia siap bersaing di level tertinggi di tanah liat.

“Saya benar-benar tidak siap bermain di musim lapangan tanah liat seperti yang telah saya perkirakan,” katanya. “Sekarang saya berpikir, ‘tahukah anda, saya tidak bagus di lapangan keras’. Saya sepertinya bisa bermain di lapangan keras tapi saya tidak bisa.

“Jadi saya harus bermain dan siap melakukan ribuan pukulan jika perlu.”

 
 

facebook-profile-picture
About William Dickson

adalah Kepala Editor sports untuk DafaOlahraga. Setelah dia tamat dari Universitas Indonesia, dia terlibat dalam menulis tentang olahraga, terkhusus bola, seperti: Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman dll. Dalam 3 tahun ini, dia terus menulis tentang olahraga seperti yang para penulis handal lain lakukan. Di tahun 2014, ia bergabung dengan Dafabet, yang merupakan perusahaan dan brand dari AsianBGE untuk membagi ilmunya dan inspriasinya yang sangat cocok untuk perusahaan AsianBGE. Tamat dengan S1 jurusan jurnalis Universitas Indonesia tahun 2012. Selain minat nya dengan menulis berita olahraga, ia juga suka memperbarui blog nya dengan berita negara-negara yang paling baik untuk dikunjungi.

Follow him on twitter: @williamdickso20

View all post by William Dickson »