Caroline Wozniacki mengaku ‘bekerja keras’ di pertandingan AS Terbuka

Caroline-Wozniacki-US-Open

Caroline Wozniacki mengatakan kerja kerasnya membuahkan hasil saat petenis nomor 11 dunia ini bersiap menghadapi petenis non unggulan Peng Shuai di semi-final AS Terbuka pada hari Jumat.

Pemain Denmark ini mengatasi pertandingan pembukaan yang sulit untuk mengalahkan unggulan ke-13 Sara Errani 6-0, 6-1 dan bersiap menghadapi pemain Cina, Peng yang belum kehilangan satu set pun di turnamen.

Wozniacki, terbayar 1.32 untuk melaju ke final, kembali dalam penampilan terbaiknya dengan motivasi yang baru setelah mencurahkan dirinya ke tenis lagi setelah masalah putus hubungannya dengan pegolf Rory McIlroy banyak diberitakan di awal tahun ini.

“Tahun ini cukup naik turun bagi saya,” katanya. “Bisa berada sekali lagi di semi-final AS Terbuka ini merupakan perasaan yang luar biasa. Pastinya, kerja keras terbayar. Saya disini dan saya sangat senang. ”

Wozniacki memulai pertandingan dengan buruk. Ia berjuang seiring hembusan angin hangat di Stadion Arthur Ashe. Ia melakukan kesalahan buruk dua kali di servis keduanya di pertandingan pembukaan dan harus menangkis empat break point untuk menahan servis.

Tapi unggulan kesepuluh ini lantas mematahkan lawannya tiga kali untuk merebut set pertama tanpa kesulitan dan tetap dominan di set kedua saat ia membuat 26 winner dari 12 winner pemain Italia ini.

Wozniacki telah mencapai empat besar turnamen Grand Slam untuk pertama kalinya sejak AS Terbuka 2011 – kekeringan tiga tahun yang terjadi hampir persis bersamaan dengan lama hubungannya dengan McIlroy.

Pemain Denmark 24 tahun ini telah memaksa dirinya kembali ke olahraga yang pernah membuatnya naik menjadi No 1 dunia. Ia memenangkan turnamen di Istanbul bersamaan dengan klaim McIlroy di Inggris Terbuka dan terus bergulir. Bisa dibilang ini permainan tenis terbaik dalam karirnya.

Lawannya nanti Peng Shuai juga tampil mengesankan saat menaklukkan petenis remaja Swiss, Belinda Bencic di undian perempat final tunggal putri dimana para unggulan utama telah tersingkir dalam kekecewaan.

Pemain 28 tahun asal Tianjin ini melakukan servis dengan sempurna di sepanjang lima babak dimana ia hanya kehilangan tiga dari 17 break point yang dihadapinya. Ia tidak pernah kehilangan lebih dari empat pertandingan dalam satu set.

Pemain Cina ini, yang terbayar 3,50 di Money Line, memenangkan hanya satu set atas Wozniacki dalam lima pertemuan terakhir mereka. Mantan petenis nomor satu dunia yang bangkit kembali ini menyadari ancaman yang berpotensi mempertemukannya dengan temannya Serena Williams di final.

“Ia sudah bermain baik. Permainannya agresif,” kata Wozniacki tentang Peng. “Ia kuat di kedua sisi. Servisnya juga bagus. Pertandingan ini akan sulit. Tapi ini akan menyenangkan.”