Ranieri remehkan kemenangan Foxes

West-Bromwich-Albion-v-Leicester-City-Claudio-Ranieri

Manajer Leicester City Claudio Ranieri meremehkan kemenangan timnya 3-2 atas West Bromwich Albion, tapi ia dengan cepat kembali memuji kinerja mereka.

The Foxes tertinggal di Hawthorns ketika striker Salomon Rondon dipecat Baggies.

In-from winger Riyhad Mahrez kemudian menempatkan Leicester di depan, sebelum Jamie Vardy mencetak gol lain.

Mantan Liverpool Rickie Lambert terjaring dari titik penalti untuk memberikan sisi Tony Pulis kesempatan akhir, tapi pada akhirnya itu tidak cukup.

Tiga poin tersebut menempatkan Leicester di posisi ketiga Liga Utama Inggris, namun Ranieri menegaskan itu tak berarti apa-apa sampai Mei.

“Ini adalah suara yang baik [yang ketiga], tapi itu bukan akhir Mei,” katanya. “Itu penting untuk menang di sini karena mereka memenangkan dua pertandingan terakhir mereka 1-0, tapi kami ingin menang dan saya pikir kami pantas untuk mencetak gol di babak pertama.

“Tapi itu adalah reaksi yang baik dan [kami menunjukkan] karakter yang baik dalam pertempuran. Kami siap untuk melawan.”

Vardy mencetak gol untuk kedelapan pertandingan Liga Premier berturut-turut dan dalam melakukannya ia menjadi satu-satunya pemain ketiga yang dapat melakukannya. Ruud van Nistelrooy dan Daniel Sturridge adalah satu-satunya orang lain yang melakukannya dan sekarang pemain internasional asal Inggris itu telah menetapkan pandangannya pada menambah golnya.

Rekor van Nistelrooy berdiri saat ia terjaring dalam 10 pertandingan berturut-turut dan Vardy kini berharap untuk mencocokkan dia.

“Jelas, jika saya mencapai itu, itu akan menjadi suatu kehormatan mutlak,” katanya. “Tapi aku hanya harus mempersiapkan pertandingan berikutnya, menyerah ke bawah dan mudah-mudahan mencetak gol dalam pertandingan itu.”

 


 

facebook-profile-picture
About William Dickson
adalah Kepala Editor sports untuk DafaOlahraga. Setelah dia tamat dari Universitas Indonesia, dia terlibat dalam menulis tentang olahraga, terkhusus bola, seperti: Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman dll. Dalam 3 tahun ini, dia terus menulis tentang olahraga seperti yang para penulis handal lain lakukan. Di tahun 2014, ia bergabung dengan Dafabet, yang merupakan perusahaan dan brand dari AsianBGE untuk membagi ilmunya dan inspriasinya yang sangat cocok untuk perusahaan AsianBGE. Tamat dengan S1 jurusan jurnalis Universitas Indonesia tahun 2012. Selain minat nya dengan menulis berita olahraga, ia juga suka memperbarui blog nya dengan berita negara-negara yang paling baik untuk dikunjungi. Follow him on twitter: @williamdickso20

View all post by William Dickson »