Luis Enrique tersipu akan masa depan Barcelona

Luis-Enrique-Barcelona-Champions-League-Final

Luis Enrique bungkam akan masa depannya di Barcelona setelah memimpin klub menuju kemenangan bersejarah dengan skor 3 – 1 di final melawan Juventus di Berlin Sabtu malam lalu.

Keberhasilan pria 45 tahun itu meniru kesuksesan Pep Guardiola campaign di 2008- 2009 dengan membimbing klub menuju La Liga dan Copa del Rey dengan keberhasilan dalam negeri sebelum merebut gelar juara Eropa.

Ivan Rakitic menempatkan Barca unggul di menit keempat melawan Juve, tetapi juara Italia, yang juga mengejar kemenangan, kembali ke level melalui mantan bintang Real Madrid Alvaro Morata 10 menit sebelum memasuki babak kedua.

Luiz Suarez membuat Barca menjadi terdepan lagi dan gol Neymar di menit ketujuh pada menit akhir menempatkan Barca pada kemenangan.

Keberhasilan ini tampaknya sangat jauh dari yang diharapkan karena sebelumnya pada saat Enrique mulai melatih club, ia mendapatkan beberapa kritik dari media setempat mengenai perselisihan nya dengan pemain bintang Lionel Messi.

Tapi meskipun perputaran besar terjadi dengan club , Enrique tetap tidak komit dengan masa depannya untuk tetap tinggal di Camp Nou musim panas ini.

“Waktu akan datang untuk membuat keputusan,” katanya.

“Kami akan merayakan nya, karena ini telah menjadi tahun yang sulit bagi kami. Saya sangat puas dan sangat senang dengan pekerjaan yang kami sama-sama lakukan.

“Saya sangat senang saat ini. Anda tidak dapat meminta saya untuk memikirkan tentang media dan orang-orang yang mengkritik saya. Saya sama sekali tidak minat untuk membahasnya.

“Saya tidak peduli apa yang pers katakan tentang saya. Terkadang sangat mudah untuk menjadi kritis dan mengkritik. Kadang-kadang kerja harus dinilai atas dasar hasil yang didapat.”
Enrique menambahkan: “Saya tidak memiliki keraguan untuk pekerjaan saya, pekerjaan para pemain dan siapa pun di tim pertama Barcelona Ataupun fans.

“Ini adalah pertandingan ke-60 kami. Kami telah kehilangan enam dan ditarik empat dan angka-angka ini menunjukkan ini adalah salah satu musim terbaik dari klub besar seperti Barcelona.

“Klub terbaik di Eropa adalah Barcelona. Anda dapat melihat ini dari piala yang telah kami memenangkan. Kami akan menjaga gelar ini.”

 


 

facebook-profile-picture
About William Dickson
adalah Kepala Editor sports untuk DafaOlahraga. Setelah dia tamat dari Universitas Indonesia, dia terlibat dalam menulis tentang olahraga, terkhusus bola, seperti: Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman dll. Dalam 3 tahun ini, dia terus menulis tentang olahraga seperti yang para penulis handal lain lakukan. Di tahun 2014, ia bergabung dengan Dafabet, yang merupakan perusahaan dan brand dari AsianBGE untuk membagi ilmunya dan inspriasinya yang sangat cocok untuk perusahaan AsianBGE. Tamat dengan S1 jurusan jurnalis Universitas Indonesia tahun 2012. Selain minat nya dengan menulis berita olahraga, ia juga suka memperbarui blog nya dengan berita negara-negara yang paling baik untuk dikunjungi. Follow him on twitter: @williamdickso20

View all post by William Dickson »