Celtic lebih siap untuk laga di Eropa – Kennedy

Celtic-coach-John-Kennedy

Pelatih tim utama Celtic, John Kennedy telah mengesampingkan belanja besar musim panas ini dan menegaskan akan berusaha demi kepentingan klub saat mereka menghadapi Stjarnan.

The Bhoys berusaha beradaptasi dengan cepat terhadap gaya dan filosofi bos barunya Ronny Deila, sementara dibutuhkan kerja keras untuk menyelesaikan musim lalu dan, hasilnya, Celtic gagal lolos ke Liga Champions, kalah agregat 2-1 dari Maribor di babak kualifikasi play-off.

Itu terjadi setelah mereka mendapat keuntungan lolos di babak kualifikasi ketiga saat mereka diberi kemenangan 3-0 di leg kedua, setelah kekalahan pertama 4-1 dan kedua 2-0, karena Legia Warsawa menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat, Bartosz Bereszynski .

Kennedy merasa bahwa tidak akan ada lagi masalah seperti ini, namun, sepertinya semua orang kini merasa betah di klub, dan mengesampingkan kemungkinan membeli pemain baru.

“Saat kami bermain tahun lalu, ada banyak perubahan personil dan tim ganti. Pemain mulai mengenal manajemen dan manajemen mulai mengenal para pemain,” ujar Kennedy untuk Celtic TV.

“Ada banyak hal yang terjadi dan itu menyulitkan.”

“Anda ingat lagi sekarang dan anda menyadari begitu banyak yang sebenarnya terjadi dan bagi pemain, pasti sangat sulit mengatasi tekanan saat mencoba lolos ke Liga Champions dengan semua perubahan yang terjadi di saat bersamaan.”

Sang jawara Skotlandia, yang berpeluang besar mempertahankan gelar terbayar 1,03. Mereka akan menjamu lawannya dari Islandia, Stjarnan pada 14 atau 15 Juli. Celtic Park akan dipakai menjadi tempat pertandingan daripada Murrayfield yang pernah dipakai di awal kualifikasi Liga Champions musim lalu.

 


 

facebook-profile-picture
About William Dickson
adalah Kepala Editor sports untuk DafaOlahraga. Setelah dia tamat dari Universitas Indonesia, dia terlibat dalam menulis tentang olahraga, terkhusus bola, seperti: Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman dll. Dalam 3 tahun ini, dia terus menulis tentang olahraga seperti yang para penulis handal lain lakukan. Di tahun 2014, ia bergabung dengan Dafabet, yang merupakan perusahaan dan brand dari AsianBGE untuk membagi ilmunya dan inspriasinya yang sangat cocok untuk perusahaan AsianBGE. Tamat dengan S1 jurusan jurnalis Universitas Indonesia tahun 2012. Selain minat nya dengan menulis berita olahraga, ia juga suka memperbarui blog nya dengan berita negara-negara yang paling baik untuk dikunjungi. Follow him on twitter: @williamdickso20

View all post by William Dickson »