Allardyce ungkapkan senangnya berada satu posisi di atas Wenger

Sam-Allardyce-and-Arsene-Wenger

Sam Allardyce akui senangnya dia dapat mengacaukan peluang terhadap manajer Arsenal Arsene Wenger.

Selama menjadi manajer Bolton, sisi Allardyce mendapatkan reputasi sebagai tim momok bagi The Gunners, sering mengganggu pemainan Arsenal yang ngalir dengan pendekatan konfrontatif mereka.

Allardyce akan mengambil alih Sunderland untuk pertama kalinya melawan West Brom akhir pekan ini dan dalam otobiografinya yang baru dirilis ia mengatakan ia senand berada di satu posisi diatas Wenger lebih dari manajer-manajer yang lain.

“Saya senang dapat mengalahkan Arsenal lebih dari siapa pun ketika saya bertugas di Bolton. Kami benar-benar mengalahkan dan Arsene Wenger membencinya,” katanya.

“Tentu Arsenal kalahkan kami kadang-kadang, tapi kami imbangi kalahkan mereka lebih sering dari yang diharapkan dan Wenger tidak bisa menanganinya.”

Allardyce akan harus menunggu sampai Desember untuk mendapatkan celah pertama di Arsenal sebagai manajer Black Cats, perjalanan ke Emirates datang pada awal bulan sulit yang juga lubang Sunderland melawan Chelsea, Manchester City dan Liverpool selama musim perayaan.

Allardyce memuji prai asal Prancis untuk kemampuan manajerial, tapi kata Wenger tidak menyukainya ketika tim menantang dengan tantangan fisik ke sisinya.

“Dia seorang manajer yang fantastis, saya tidak dapat menyangkal itu. Tapi semakin saya dapat mengalahkanya, semakin saya menyukainya.

“Dia mencoba untuk mempengaruhi ref melalui media dan menciptakan persepsi bahwa kami pengganggu yang melakukan semua pelanggaran, sementara timnya hanya ingin bermain,” tambahnya.

Sunderland yang terbayar 1,22 untuk terdegradasi dari Liga Premier musim ini saat mereka terbayar 4.20 untuk mendapatkan kemenangan pertama mereka di West Brom.

 


 

facebook-profile-picture
About William Dickson
adalah Kepala Editor sports untuk DafaOlahraga. Setelah dia tamat dari Universitas Indonesia, dia terlibat dalam menulis tentang olahraga, terkhusus bola, seperti: Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman dll. Dalam 3 tahun ini, dia terus menulis tentang olahraga seperti yang para penulis handal lain lakukan. Di tahun 2014, ia bergabung dengan Dafabet, yang merupakan perusahaan dan brand dari AsianBGE untuk membagi ilmunya dan inspriasinya yang sangat cocok untuk perusahaan AsianBGE. Tamat dengan S1 jurusan jurnalis Universitas Indonesia tahun 2012. Selain minat nya dengan menulis berita olahraga, ia juga suka memperbarui blog nya dengan berita negara-negara yang paling baik untuk dikunjungi. Follow him on twitter: @williamdickso20

View all post by William Dickson »